Cek Fitur Ini di Aplikasi, Yuk!
Fitur ini hanya bisa diakses melalui aplikasi Dapur Umami. Download aplikasinya sekarang!
Kenaikan berat badan sesuai dengan rekomendasi Kenaikan Berat Badan Minimal (KBM) adalah salah satu indikator tumbuh kembang yang baik pada si Kecil. Namun, sayangnya, dalam menemani tumbuh kembang Si Kecil setiap harinya akan selalu ada tantangannya sendiri. Pertumbuhan dan perkembangan setiap anak berbeda-beda. Kadangkala, berat badan si Kecil tidak naik sesuai dengan KBM. Hal ini tentu membuat setiap ibu jadi cemas dan overthinking.
Pada dasarnya ada berbagai macam penyebab mengapa berat badan si Kecil tidak naik, mulai dari adanya penyakit infeksi (diare, batuk, pilek, tuberculosis latent, dan cacingan), defisiensi zat gizi mikro (misalnya zat besi dan zink) hingga pemberian menu Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak adekuat untuk si Kecil.
Pemberian makanan yang kaya gizi terutama protein penting bagi tumbuh kembang anak. Ada banyak sumber protein yang baik di sekitar kita yang bisa dijadikan menu untuk membantu menambah berat badan si kecil. Menu makanan si Kecil, tidak hanya kaya gizi, tapi juga harus lezat dan umami sehingga Si Kecil pun lahap menghabiskan makanannya.
Setiap anak memiliki kebutuhan gizi yang berbeda-beda tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, dan tinggi badannya. Kebutuhan gizi si kecil juga dipengaruhi oleh aktivitas hariannya, mulai dari bermain, belajar, hingga melakukan kegiatan olahraga. Selain itu, faktor biokimia, klinis, fisik hingga kondisi kesehatan seperti penyakit tertentu juga bisa mempengaruhi kebutuhan gizi anak. Secara detail, perhitungan kebutuhan gizi anak bisa diketahui dengan melakukan konsultasi gizi melalui fitur Tanya Nutriexpert Dapur Umami Ajinomoto.
Kebutuhan gizi anak rata-rata juga bisa diketahui berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Berikut adalah kebutuhan gizi anak rata-rata berdasarkan usianya.
Artikel Terkait: Protein Nabati vs Hewani: Mana yang Lebih Baik?
Agar dapat mencapai tumbuh kembang optimalnya, si Kecil perlu memenuhi standar kenaikan berat badan minimal. Kenaikan berat badan minimal pada si kecil yang sesuai dengan standar pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) menunjukkan bahwa asupan gizinya sudah dipenuhi dengan baik. Berikut adalah pertambahan berat badan minimal pada si Kecil.
Contoh aplikasinya misal si Kecil lahir dengan berat badan 3.2 kg, maka pada saat usia 1 bulan beratnya 4 kg, pada saat usia 1 tahun beratnya 9 kg, dan pada saat usia 2 tahun 11.4 kg.
Berat badan anak yang susah naik adalah hal yang perlu dicari akar masalahnya bila akar masalah tersebut sudah ditemukan, maka intervensi yang diberikan pada anak dapat sesuai sasaran. Berikut adalah penyebab berat badan si kecil susah naik.
Asupan gizi yang adekuat dapat membantu meningkatkan berat badan anak sesuai dengan usianya. Selain itu, asupan gizi yang seimbang juga bisa mencegah si kecil terhindar dari risiko stunting.
Setiap orang tua tentu ingin memberikan menu bergizi bagi anaknya. Menu BB Booster adalah menu yang bisa membantu menambah berat badan si Kecil. Menu BB Booster menggunakan protein hewani seperti daging sapi, ikan dan telur. Daging sapi selain dapat membantu meningkatkan berat badan anak, juga mengandung zat besi yang tinggi sehingga mencegah risiko anemia pada anak. Berikut adalah kandungan gizi dalam 100 gram daging sapi.
Artikel Terkait: Konsumsi Telur Bisa Cegah Risiko Stunting? Cek Infonya Disini
Menu makanan yang dikonsumsi oleh si Kecil tak hanya bergizi, namun juga harus lezat dan umami. Gadon sapi, bisa dikonsumsi oleh keluarga dirumah. Gadon sapi bisa jadi salah satu referensi menu BB Booster untuk si Kecil. Tak hanya lezat, menu yang satu ini juga mengandung zat gizi yang bermanfaat untuk menunjang tumbuh kembang optimalnya. Menu ini bisa dijadikan MP-ASI untuk anak usia diatas 1 tahun. Satu resep ini menghasilkan 9 porsi menu yang bisa disantap oleh keluarga juga. Setiap porsi menu gadon daging sapi mengandung energi dan zat gizi sebagai berikut.
Ini dia rekomendasi menu umami yang bisa dijadikan sebagai BB Booster saat berat badan anak susah naik. Perlu diketahui juga bahwa setiap anak memiliki kondisi spesifik yang berbeda-beda seperti riwayat alergi, intoleransi terhadap bahan makanan tertentu hingga kondisi lain yang berkaitan dengan kesehatannya. Punya masalah seputar gizi anak? Yuk konsultasikan saja dengan Nutriexpert Dapur Umami.